Makna Lirik Lagu Indie Nadin Amizah

Kasih Berkisah Kesah (Bagian 5)


<<sebelumnya di bagian 4...

“Kamu ngapain di situ Yak?!” tanya Pak Slamet dengan penuh keheranan.

“Cinta kebersihan pak, banyak rumput liar nih yang ngotori sekolah.”

“Sungguh mulia hati anak ini, dia mencintai sekolah ini dengan penuh cinta. Anak seperti ini memanglah idaman para orang tua, ya Tuhan...” batin Pak Slamet sambil memandang Tia dengan senyuman.

“Fak! Bangs*t! Ini satpam baru udah kek raja aja, membabu butakan ku seperti kerbau dengan rumput-rumput ini! Padahal kan nanti sore juga aku bersihin! Liat aja, kuburan bapak lo akan hangus!!” batin tia sambil memandang Pak Slamet dengan Senyuman.

“Wanita kuat, dia menjalankan sanksinya dengan penuh keceriaan. Tersenyum dengan tangan masih mencabut rumput, semoga besok kau tidak telat lagi ya sayangkuuu...” batin Kamal, satpam baru yang mulai jatuh hati dengan preman sekolah.

“Tett..... Tettttt.... Teewwwwwssksksksksk..” bunyi bel sekolah yang mulai rusak menandakan pergantian jam kedua. Tia dipersilahkan masuk kelas oleh satpam yang sok keren itu.

“Cantik... Masuk sana, nanti tangan kamu kasar loh..” ucap Kamal sambil menyisir rambutnya.

“Iya pak,” ucap Tia sambil tersenyum meninggalkan Kamal. “Eh iya, pak!” berbalik badan. “Bapak masih punya bapak?”

“Masih kok, emang kenapa mbak?”

“Sialan! Bapaknya masih idup lagi!” batin Tia kesal. “Ngomong-ngomong, rencana matinya kapan ya? Mau dikubur dimana??” tanya Tia dengan nada penasaran.

“Haha..  Mbak cantik ini lucu ya bercandanya,” tawa Kamal terbahak-bahak.

Tia merasa rasa kesalnya berkali lipat, akhirnya dia masuk kelas dengan penuh emosi.

“Darimana aja kamu Yak! Jam segini baru masuk, gila apa kau?!” tanya Amel bingung.

“Tadi aku telat mbak bro..”

“Fak! Lo hamil?!” kaget Amel.

“Fak!” sambil menonjok mata kanan Amel. “Gila apa! Walau kemarin aku seharian di rumah Pak Slamet, aku gak akan melakukan hal tolol seperti dipikiranmu itu!”

“Huft, kirain kemarin kamu...” ucap Amel lirih sembari memegang mata kanannya.

“Aku telat masuk sekolah, makannya aku dihukum nyabutin rumput samping kantor guru! Tapi tadi aku ngobrol ama Pak Slamet.. Aaaaaa.. Cakep bangett!!” ujar Tia sambil menggigit jari-jarinya.

“Eh eh, dasar pengagum calon suami orang! Haha...”

“What?!!” Tia langsung terjengat dengan mata melotot.

Previous
Next Post »
Terimakasih atas kunjungannya, Salam #SobatJoa!